Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
- May 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
18.2.05
Lepaskanlah Aku dari Yang Jahat
Markus 14:10-11
Lalu pergilah Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid itu, kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yesus kepada mereka. Mereka sangat gembira waktu mendengarnya dan mereka berjanji akan memberikan uang kepadanya. Kemudian ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.
Aku tak pernah sadar bahwa Yudas berkomplot dan "merenungkan" rencananya untuk menyerahkan Yesus. Ada waktu atau tempo cukup banyak yang terlewat sebelum dia melakukan tindakan kejinya. Tetapi bukankah terkadang itu terjadi dalam hidupku? Aku pernah merencanakan tindakan dosa-dosaku. Oh, Tuhan, ampunilah aku. Kau sering beri aku waktu untuk bertobat dan aku masih lalaikan kesempatan itu. Jangan sampai aku sebodoh itu lagi. Oh Tuhan, jangan bawa aku ke dalam percobaan, tetapi lepaskanlah dari yang jahat!
Lalu pergilah Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid itu, kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yesus kepada mereka. Mereka sangat gembira waktu mendengarnya dan mereka berjanji akan memberikan uang kepadanya. Kemudian ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.
Aku tak pernah sadar bahwa Yudas berkomplot dan "merenungkan" rencananya untuk menyerahkan Yesus. Ada waktu atau tempo cukup banyak yang terlewat sebelum dia melakukan tindakan kejinya. Tetapi bukankah terkadang itu terjadi dalam hidupku? Aku pernah merencanakan tindakan dosa-dosaku. Oh, Tuhan, ampunilah aku. Kau sering beri aku waktu untuk bertobat dan aku masih lalaikan kesempatan itu. Jangan sampai aku sebodoh itu lagi. Oh Tuhan, jangan bawa aku ke dalam percobaan, tetapi lepaskanlah dari yang jahat!






