Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
- May 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
12.3.05
Untuk Segala Sesuatu Ada Waktunya
Pengkhotbah 8: 5-6
Siapa yang mematuhi perintah tidak akan mengalami perkara yang mencelakakan, dan hati orang berhikmat mengetahui waktu pengadilan, karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan, dan kejahatan manusia menekan dirinya.
Betapa seringnya aku ingin mempercepat terjadinya sesuatu hal dalam hidupku. Kalau bisa sekarang juga aku penuh kuat kuasa, penuh hikmat atau penuh berkat. Ini membuatku gelisah, kuatir, tergesa-gesa dan tak faham akan waktu Tuhan. Bahkan, terkadang terbersit pertimbangan untuk menggunakan "jalur-jalur khusus", yang penuh dengan tanda tanya, demi penyelesaian masalah. Inilah kurasa apa yang dimaksud dengan arti "kejahatan manusia yang menekan dirinya".
Dinyatakan di Pengkhotbah 9: 11
Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua.
Tetapi bukankah waktu dan nasib kita di tangan Tuhan? Apakah nasib yang sudah ditentukanNya untukku?
Yeremia 29: 11
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Halleluya!! Nasibku penuh damai sejahtera!!






