Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
- May 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
7.4.05
Doa! Percaya! Melangkah!
Kemarin malam situs Kasih Kekal menghadapi sesuatu hal yang amat sulit. Kebetulan, sesungguhnya bukan kebetulan, aku perhatikan sesuatu hal kecil di mana disadari bahwa situs Kasih Kekal sedang di bawah "serangan" atau gangguan pada waktu itu. Sebagai seorang yang sangat terbatas pengetahuannya di bidang komputer, ini tentunya adalah sesuatu yang sangat mengkhawatirkan bagiku. Apa yang harus dilakukan? Ada sesuatu, entah itu virus, entah itu tangan usil, yang berusaha mengganggu. Yang aku tahu ini bukan dari pihak Tuhan.
Reaksi pertama adalah untuk langsung menganalisa akar problemanya dan mencabut sumber masalah ini. Yang repot adalah aku tidak tahu akarnya. Cuma aku ketahui "buah" dari si jahat ini. Apa dayaku? Untung, ...oh tidak, untung bukan sesuatu kata yang benar. Terpujilah nama Tuhan kalau Dia di fihakku! Aku mulai berdoa. Aku mulai ada hikmat. Aku mulai lakukan satu hal. Lihat hasilnya. Masih sama. Lakukan hal kedua. Masih tidak benar. Ketiga. Keempat. Sudah hampir subuh. Aku tahu Dia menuntunku. Tetapi, masalah masih berjalan terus ya? Waktu berlalu terus. Langkah kelima.......tiba-tiba.... berhenti problemanya! Halleluya!!!!! YHWH Nissi! Tuhan Panji-Panjiku!
Kalau secara logika, langkah kelima adalah yang menyembuhkan masalah ini, bukan? Tetapi aku tidak terlalu yakin akan hal itu. Ya memang itu sangat penting. Tetapi aku merasa bahwa langkah pertama sampai ke empat harus kulakukan, baru aku mendapat kemenangan ini.
Bukankah ini gambaran dari pergumulan hidup kita ini? Kita hadapi masalah. Kita doa. Kita taat. Kita melangkah. Lalu kita menggerutu "Belum berakhir ya masalah ini?" Jangan berhenti! Terus doa! Terus taat! Terus gempur itu antek-antek si jahat! Terus tumpas itu ketidak-percayaan! Terus bersandar sama Kekasih Ilahi! Doa! Melangkah! Percaya! Doa! Melangkah! Percaya! Doa.....
Dan satu saat, tidak lama lagi, dobrakan kemenangan di pihak orang benar! Asal percaya saja....
1 Samuel 17: 45-47
Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami."






